entertainment

Dugaan Penipuan Dapur MBG Rugikan Korban hingga Rp950 Juta, BGN Minta Masyarakat Waspada

BERITARECEH.COM -  Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat dan calon mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar waspada terhadap penipuan berkedok percepatan aktivasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pelaku diduga mengatasnamakan BGN dan menggunakan dokumen verifikasi untuk meminta sejumlah uang.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menegaskan bahwa proses pengajuan dan verifikasi SPPG yang sah tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta memeriksa identitas pihak yang menghubungi, memastikan keaslian dokumen melalui kanal resmi, serta tidak percaya pada janji percepatan operasional dengan imbalan tertentu.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengingatkan bahwa pencatutan nama lembaga pemerintah untuk memperoleh keuntungan pribadi dapat berujung pada konsekuensi hukum. Calon korban diminta menyimpan bukti komunikasi dan dokumen terkait untuk mendukung pelaporan kepada pihak berwenang.

BGN menyediakan sejumlah saluran pengaduan, termasuk Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) melalui nomor 127 dan SP4N-LAPOR! BGN. Pendaftaran mitra resmi dilakukan melalui portal mitra.bgn.go.id. Masyarakat diimbau menghindari perantara yang menjanjikan kepastian lokasi, pembangunan gedung, atau aktivasi dapur dengan meminta bayaran.

Peringatan ini muncul di tengah laporan dugaan penipuan pembangunan dapur MBG di sejumlah daerah. Di Lombok Timur, korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp950 juta. Sementara di Tulungagung, pelapor mengaku telah menyerahkan Rp50 juta dan mengeluarkan biaya pembangunan sekitar Rp900 juta, tetapi realisasi yang dijanjikan belum diperoleh. Perkara di Tulungagung masih dalam tahap pendalaman oleh kepolisian.

BGN mengimbau calon mitra agar tidak mudah percaya pada janji lisan, klaim kedekatan dengan pejabat, atau dokumen yang belum terverifikasi. Setiap indikasi penipuan sebaiknya segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum.

Back to top button
Close