Viral Data Komdigi: 50,3 Persen Anak RI Terpapar Konten Dewasa di Dunia Digital
BERITARECEH.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap sebanyak 50,3 persen anak Indonesia telah terpapar konten bermuatan seksual melalui media sosial. Temuan tersebut menjadi sorotan serius terkait keamanan anak di ruang digital.
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Alfreno Kautsar, mengatakan pesatnya perkembangan teknologi membawa tantangan besar dalam perlindungan anak di internet. Dari sekitar 80 juta anak di Indonesia, hampir setengahnya disebut pernah terpapar konten dewasa.
“Sebanyak 50,3 persen anak terpapar konten seksual melalui media sosial. Selain itu, 48 persen anak juga mengalami kekerasan berbasis gender secara online,” ujar Alfreno dikutip dari laman resmi Komdigi, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, terdapat dua ancaman utama yang dihadapi anak di dunia digital, yakni risiko konten dan risiko kontak. Risiko konten terjadi ketika anak bebas mengakses berbagai informasi tanpa batas, termasuk materi yang tidak sesuai usia.
Sementara risiko kontak muncul saat anak berinteraksi dengan orang asing di internet yang berpotensi memicu pelecehan, eksploitasi, hingga penyebaran paham berbahaya.
Komdigi menilai pengawasan orang tua, peningkatan literasi digital, dan penguatan sistem perlindungan anak menjadi langkah penting untuk menekan ancaman di ruang digital.