Setelah Putusan MK, Forum Kebangsaan DIY Turunkan Foto Gibran di DPRD
BERITARECEH.COM - Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang Badan Anggaran DPRD DIY, Rabu (4/11/2026). Aksi tersebut menjadi simbol desakan agar DPR memproses pemakzulan Gibran.
Pembina Forum Kebangsaan DIY, Muhammad Chirzin, mengatakan pihaknya membawa dua tuntutan, yakni penyelesaian polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan pemakzulan Gibran.
"Dalam hal ini pada forum ini kita menuntut dua hal. Satu bahwa ijazah Jokowi itu tidak ditemukan atau katakanlah menunggu sidang yang besok itu, tetapi sudah hampir pasti bahwa ijazah Jokowi itu tidak ada yang asli," ujar Chirzin.
"Yang kedua adalah ijazah Gibran. Oleh sebab itu tuntutan kami adalah memakzulkan Gibran, adili Jokowi," sambungnya.
Chirzin menyebut pencopotan foto berlangsung spontan, tetapi mengandung pesan simbolis. Ia memperingatkan DPR agar tidak mengabaikan tuntutan tersebut.
"Penurunan foto Gibran di ruang sidang DPRD DIY mengandung pesan penurunan Gibran harga mati," tegasnya.
Aksi ini berlangsung setelah MK pada 6 Oktober 2026 menyatakan permohonan sengketa ijazah Gibran tidak dapat diterima dan menegaskan tidak berwenang membatalkan jabatan wakil presiden.
Sebelumnya, aksi pencopotan foto Gibran juga dilakukan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asyari. PDIP Jawa Barat menyatakan tindakan tersebut merupakan sikap pribadi, bukan instruksi partai.