Api Meluas, Warga Terancam! MUI Minta Prabowo Percepat Penanganan Karhutla di Indonesia
BERITARECEH.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Presiden Prabowo Subianto lebih serius menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai telah memasuki tahap darurat. Desakan tersebut disampaikan melalui tausiyah yang ditandatangani Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis dan Sekjen MUI Amirsyah Tambunan.
MUI menyoroti dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas warga. Kabut asap juga mengancam kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, hingga berdampak ke negara tetangga, terutama Malaysia dan Singapura.
MUI meminta pemerintah, TNI, Polri, BNPB, dan relawan memperkuat koordinasi pemadaman. Aparat juga didesak menindak tegas pihak yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan serta menghindari aktivitas pembakaran sembarangan.
Sebagai ikhtiar spiritual, MUI mengajak umat Islam melaksanakan salat Istisqa, memperbanyak istigfar, bertobat, dan membaca Qunut Nazilah. Karhutla pada Agustus hingga Oktober 2026 dilaporkan melanda sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Papua Selatan.