Kerusuhan di Paris Dilaporkan Berujung Penangkapan 1.200 Orang, WNI Diimbau Hindari Kerumunan
BERITARECEH.COM - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan belum ada warga negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan terlibat dalam demonstrasi yang berujung kerusuhan di Paris dan sejumlah kota lain di Prancis hingga Minggu (18/10/2026).
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan berdasarkan catatan KBRI Paris, tidak ditemukan laporan keterlibatan WNI dalam aksi tersebut. KBRI terus memantau situasi dan berkomunikasi dengan masyarakat Indonesia di wilayah kerjanya.
Kerusuhan dilaporkan menyebabkan sekitar 1.200 orang ditangkap dan 150 petugas kepolisian mengalami luka-luka. Bentrokan juga disertai penjarahan dan pembakaran di sejumlah lokasi, sehingga mengganggu aktivitas sekolah, transportasi umum, dan lalu lintas.
KBRI Paris mengimbau WNI meningkatkan kewaspadaan, menghindari kerumunan, serta menyesuaikan perjalanan jika terdapat penutupan jalan atau pengalihan arus. WNI juga diminta mengikuti arahan otoritas setempat dan mengutamakan keselamatan.
Bagi WNI yang menghadapi keadaan darurat, KBRI Paris menyediakan hotline +33-6-2112-2109. Kemlu menegaskan pemantauan keamanan akan terus dilakukan di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif.