Banjir Dahsyat Hantam Nepal-Tibet, Hampir 1.400 Orang Hilang dan Tewaskan 356 Orang
BERITARECEH.COM - Hampir 1.400 orang, mayoritas wisatawan, masih dinyatakan hilang setelah banjir bandang dahsyat menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet. Sedikitnya 356 orang tewas dalam bencana tersebut.
Upaya pencarian terkendala rusaknya puluhan jembatan dan sekitar 40 kilometer jalan. Di Nepal, polisi mencatat 826 orang masih hilang, termasuk hampir 600 warga asing dari India, Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Kanada. Sementara itu, 558 orang dilaporkan hilang di sisi Tibet.
Banjir yang disertai longsoran menghancurkan rumah, jalan, kendaraan, serta sejumlah fasilitas vital. Ratusan jenazah ditemukan hingga ratusan kilometer dari lokasi bencana. Militer Nepal juga telah mengevakuasi lebih dari 100 orang menggunakan helikopter.
Bencana tersebut turut melanda jalur menuju Kailash Mansarovar, salah satu lokasi ziarah penting bagi umat Hindu dan Buddha. Penyelidikan awal menunjukkan banjir dipicu longsoran es dan batu yang masuk ke aliran Sungai Lhende, bukan gempa bumi seperti dugaan awal.
Tim penyelamat dari Nepal dan Tibet terus melakukan pencarian menggunakan helikopter, anjing pelacak, serta peralatan darurat. Pemerintah China juga mengerahkan ratusan personel dan kendaraan ke wilayah terdampak.