Cuan Terus! 1.700 Dapur MBG Ditutup, Tapi Insentif Rp6 Jt Tetap Mengalir
BERITARECEH.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditutup sementara tetap menerima insentif sebesar Rp6 juta per hari.
Ia menjelaskan, insentif tetap diberikan karena pengelola masih menanggung kebutuhan operasional, termasuk pelatihan karyawan dan penyesuaian standar. Hingga awal April 2026, sekitar 1.720 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara karena belum memenuhi syarat teknis, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).
“Begitu daftar SLHS-nya langsung dibuka,” ujar Dadan.
Meski demikian, ia menilai kualitas layanan dapur yang ditutup sementara secara umum sudah baik dan optimistis sertifikasi dapat segera terbit.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi ikut berperan dalam program MBG melalui pembentukan SPPG sebagai sarana pembelajaran dan inovasi.
Dadan juga mengapresiasi fasilitas SPPG Universitas Hasanuddin yang dinilai telah memenuhi standar, termasuk penggunaan teknologi pengolahan air reverse osmosis untuk menjamin keamanan pangan.