entertainment

Overload! Lulusan Kebanyakan, Prodi Keguruan Terancam Ditutup

BERITARECEH.COM -  Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berencana menutup program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan arah pembangunan ekonomi nasional.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menyatakan kebijakan ini akan segera direalisasikan dengan melibatkan perguruan tinggi untuk mengevaluasi prodi yang tidak lagi sesuai kebutuhan.

Salah satu sorotan utama adalah prodi keguruan yang mengalami kelebihan lulusan. Setiap tahun, sekitar 490 ribu lulusan dihasilkan, sementara kebutuhan tenaga kerja hanya sekitar 20 ribu orang, sehingga terjadi ketimpangan signifikan.

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan potensi kelebihan lulusan di bidang lain, termasuk kedokteran, jika pembukaan prodi tidak dikendalikan.

Langkah ini diambil untuk menyesuaikan sistem pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri serta memaksimalkan bonus demografi agar lulusan dapat terserap secara optimal di dunia kerja.

Back to top button
Close