BBM Nggak Naik Malah Diprotes, Bahlil: Saya Bingung!
BERITARECEH.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku heran atas kritik publik terhadap kebijakan pemerintah yang menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Sejak 1 April 2026, pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM, meskipun harga minyak global telah menyentuh sekitar USD100 per barel. Menurut Bahlil, respons masyarakat dinilai kontradiktif.
“Ada yang mempertanyakan kenapa harga BBM tidak naik. Saya kadang juga bingung. Kalau BBM naik diprotes, tidak naik juga diprotes,” ujarnya.
Ia menegaskan kondisi APBN masih cukup kuat untuk menahan beban subsidi energi. Meski subsidi meningkat, pendapatan negara dari sektor migas juga naik dan ditargetkan mencapai USD10,8 miliar atau sekitar Rp184 triliun pada 2026.
Pemerintah memastikan kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional.