viral

Lisa Blackpink Bawa Tren Baru! Demam Boneka Labubu Merajalela di Indonesia

BERITARECEH.COM -  Boneka Labubu mungkin terdengar asing bagi sebagian besar orang, namun sejak idola K-Pop Lisa dari Blackpink mengenakannya, popularitasnya melonjak drastis. Labubu kini menjadi barang koleksi yang diincar oleh penggemar dan kolektor di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Lisa, yang dikenal sebagai tren setter dalam industri fesyen, berhasil menarik perhatian penggemar dengan menjadikan Labubu sebagai aksesori tasnya. Tak lama kemudian, boneka tersebut menjadi sorotan, terutama di kalangan penggemar Blackpink, memicu lonjakan permintaan di pasar.

Setelah Labubu terlihat dikenakan oleh Lisa, penggemar segera berlomba-lomba untuk memilikinya. Boneka ini berubah menjadi barang langka dengan harga yang melonjak tajam, dari sekitar Rp 400.000 menjadi Rp 6 juta, bahkan beberapa edisi langka dijual hingga Rp 18 juta.

Di Indonesia, demam Labubu telah menjalar ke berbagai kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Banyak yang rela mengantri panjang hanya demi mendapatkan boneka yang tengah menjadi tren ini.

Pada 18 September, keributan terjadi di Pop Mart, Gandaria City Mall, tempat penjualan eksklusif boneka Labubu. Ratusan orang mulai mengantre sejak dini hari untuk mendapatkan boneka tersebut. Namun, kekecewaan muncul di antara mereka yang tak berhasil membawa pulang boneka idaman setelah berjam-jam menunggu, memicu keributan kecil meski tak ada korban luka.

Labubu sendiri adalah salah satu karakter dalam seri "The Monsters" karya ilustrator asal Hong Kong, Kasing Lung. Berkolaborasi dengan Pop Mart, perusahaan mainan asal Tiongkok yang terkenal dengan konsep "blind box," Labubu memiliki ciri khas berupa telinga panjang, gigi tajam, serta seringai yang nakal. Seri "The Monsters" juga menampilkan karakter lain seperti Zimomo, Spooky, Tycoco, dan Pato.

Popularitas boneka ini tak hanya menarik perhatian penggemar, tetapi juga selebriti dan influencer di Indonesia, memperkuat posisi Labubu sebagai tren baru di kalangan kolektor dan penggemar mainan. Fenomena Labubu di Indonesia semakin nyata, dengan banyak orang yang rela mengantre atau menggunakan jasa belanja pribadi demi mendapatkan boneka ini.

Back to top button
Close