Takut Ketiduran dan Tidak Sahur, Ini Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh
BERITARECEH.COM - Ulama Empat Mazhab sepakat bahwa salah satu syarat sah puasa adalah Niat. Hanya saja ada perbedaan pendapat mengenai teknis niatnya.
Diantara ke empat mazhab selain Malikiyyah sepakat, bahwa niat wajib diulang setiap harinya.
Dikutip dari Postingan Media Sosial Akun Facebook Nu online, Menurut mazhab Malikiyyah cukup dengan sekali niat untuk sebulan puasa, yang dilakukan pada malam pertama puasa. Dan tidak diwajibkan untuk mengulang setiap harinya.
Pendapat Malikiyyah ini juga lazim dipakai di Indonesia. Meski kebanyakan penduduk Indonesia menganut mazhab Syafi'i, tetapi untuk niat puasa sebulan ini biasanya mereka dibimbing oleh para Kiai dan Masyayikh saat malam pertama puasa di masjid atau musholla, untuk bersama-sama melaksanakan niat puasa sebulan versi mazhab Malikiyyah.
Namun bukan berarti disimpulkan bahwa tidak perlu niat di hari-hari berikutnya, masyarakat tetap dibimbing rutin setiap harinya untuk melaksanakan niat puasa bersama setelah melakukan shalat tarawih.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH A Idris Marzuqi, di dalam karyanya Sabil Al-Huda menegaskan:
“Untuk berjaga-jaga agar puasa tetap sah ketika suatu saat lupa niat, sebaiknya pada hari pertama bulan Ramadhan berniat taqlid (mengikut) pada Imam Malik yang memperbolehkan niat puasa Ramadhan hanya pada permulaan saja. Dan adanya cara tersebut bukan berarti membuat kita tidak perlu lagi niat di setiap harinya, tetapi cukup hanya sebagai jalan keluar ketika benar-benar lupa,” (KH. A. Idris Marzuqi, Sabil al-Huda, hal. 51).
Di dalam kitab tersebut, ulama kharismatik dari Kediri, Jawa Timur tersebut mencontohkan lafazh niatnya sebagai berikut: ???????? ?????? ???????? ?????? ????????? ?????? ????????? ??????????? ??????????? ??????? ??????? ????? ????????
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Taala” (terjemahan dari penulis).
Kendati telah membaca niat puasa Ramadhan sebulan penuh, umat Islam tetap dianjurkan untuk membaca niat di hari-hari berikutnya.
Demikian, Semoga bermanfaat.*