entertainment

Rupiah Jebol Rp18.000 per Dolar AS, Tanda-Tanda Krisis 1998 Mulai Terlihat Lagi?

BERITARECEH.COM -  

Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan Asia. Berdasarkan data yang beredar pada Kamis (4/6/2026), rupiah sempat menyentuh level Rp18.044 per dolar AS sebelum berada di kisaran Rp18.038 per dolar AS.

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena pelemahan rupiah berpotensi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Barang impor, bahan baku industri, hingga kebutuhan yang bergantung pada dolar AS berisiko mengalami kenaikan harga.

Kajian terbaru dari INDEF dalam laporan Ambisi Pertumbuhan Ekonomi dan Gejolak Rupiah Saat Ini mencatat Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan meredam tekanan terhadap rupiah.

Meski langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pasar, tantangan ekonomi global dan domestik masih menjadi faktor utama yang membebani pergerakan mata uang Indonesia.

Back to top button
Close