Katanya Berbahaya! Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Masjid Sleman Justru Full Penonton
BERITARECEH.COM - Film dokumenter Pesta Babi kembali menjadi sorotan publik setelah diputar dalam acara nonton bareng di Masjid Nurul Ashri, Deresan, Sleman, Yogyakarta. Meski sempat disebut sebagai film “berbahaya”, kegiatan tersebut justru dipadati ratusan anak muda yang antusias mengikuti diskusi.
Film garapan Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale itu mengangkat kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan, khususnya wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi. Dokumenter tersebut menyoroti persoalan pembangunan, konflik tanah, hingga dampaknya terhadap ruang hidup masyarakat setempat.
Dalam video yang viral di media sosial, suasana nobar terlihat ramai dan berlangsung kondusif. Banyak peserta tidak hanya menonton, tetapi juga berdiskusi untuk mendengar sudut pandang berbeda terkait isu yang diangkat dalam film tersebut.
“Katanya film ‘Pesta Babi’ berbahaya… tapi pas masjid ngadain nobar & diskusi, yang datang malah full anak muda sampai ratusan orang,” tulis unggahan video tersebut.
Respons netizen pun beragam. Sebagian memuji masjid yang dinilai membuka ruang dialog dan diskusi publik dengan suasana yang tenang dan terbuka.