Purbaya Murka! Bea Cukai Diseprot soal Balpres untuk Korban Bencana
BERITARECEH.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak pernah ada rencana pengiriman balpres atau pakaian impor ilegal hasil sitaan Bea Cukai kepada korban bencana di Sumatra. Penegasan tersebut disampaikan Purbaya setelah beredarnya pernyataan dari internal Bea Cukai yang menyebut adanya rencana tersebut.
Purbaya diketahui meluapkan kekesalannya kepada jajaran Bea Cukai, khususnya kepada Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, yang sebelumnya menyampaikan informasi tersebut kepada wartawan.
Dalam keterangannya, Purbaya memastikan bahwa kebijakan pengiriman balpres sitaan untuk korban bencana tidak pernah dibahas maupun disetujui olehnya sebagai Menteri Keuangan.
Saat dikonfirmasi awak media mengenai rencana pengiriman balpres ke lokasi bencana di Sumatra, Purbaya tampak terkejut dan mempertanyakan sumber pernyataan tersebut.
"Siapa yang ngomong, siapa," ujar Purbaya sambil menoleh ke arah jajaran Bea Cukai yang mendampinginya.
Setelah ditelusuri, pernyataan tersebut diketahui berasal dari Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto. Mengetahui hal itu, Purbaya langsung meminta agar yang bersangkutan dihadirkan.
"Nirwala mana," tanya Purbaya kepada jajaran Bea Cukai di sekitarnya yang kemudian mencoba memanggil Nirwala.
Namun karena Nirwala tidak segera muncul, Purbaya semakin menunjukkan ketidaksenangannya dan melontarkan teguran keras secara langsung.
"Nirwala, enak aja lu ngomong," pungkas Purbaya dengan nada tinggi.
Purbaya menegaskan bahwa setiap kebijakan strategis, terutama yang menyangkut barang sitaan negara dan penanganan bencana, harus melalui persetujuan pimpinan dan tidak boleh disampaikan secara sepihak kepada publik.