Mentan Ngamuk! Janji Pecat Koruptor Bantuan Bencana Dalam 24 Jam!
BERITARECEH.COM - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan akan menindak tegas pihak yang mencoba menyalahgunakan bantuan bencana untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menekankan bahwa pelaku korupsi di sektor pertanian akan langsung diberhentikan dalam waktu 1x24 jam begitu terbukti.
“Di tengah kondisi sulit, saat saudara-saudara kita kena bencana, seharusnya kita peduli. Kalau ada yang korupsi di sektor pertanian, saya pastikan 1 x 24 jam saya pecat. Kalau ada yang main-main, kami sendiri yang melaporkan ke penegak hukum agar dihukum seberat-beratnya,” tegas Amran pada acara pelepasan bantuan Kementan Peduli di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Ia juga membantah isu penyelewengan bantuan, dan menjelaskan bahwa polemik yang sempat muncul hanya akibat kesalahan penulisan satuan. “Yang ditulis 21.000 dianggap kilogram, padahal itu 21.000 paket. Satu paket isinya 5 kilogram. Bantuan ini berupa barang, bukan uang,” ujarnya.
Amran menambahkan bahwa seluruh bantuan berasal dari para mitra, mulai dari minyak goreng hingga mi instan, dan prosesnya dikawal secara ketat. Ia juga mengapresiasi peran media yang mengoreksi kekeliruan data sehingga klarifikasi dapat langsung disampaikan.
Pemerintah diketahui telah menyalurkan bantuan melalui program Kementan Peduli senilai Rp75,85 miliar dari pegawai, pejabat, dan mitra Kementan. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan tambahan bantuan mencapai Rp1,249 triliun, terdiri dari Rp918 miliar bantuan reguler dan Rp330 miliar bantuan nonreguler bagi provinsi terdampak.