Kayu Viral di Pantai Lampung, Kemenhut Tegaskan Bukan Akibat Banjir
BERITARECEH.COM - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan klarifikasi terkait temuan gelondongan kayu yang terdampar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Kemenhut menegaskan bahwa tumpukan kayu tersebut bukan berasal dari banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Direktur Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan Ditjen PHL Kemenhut, Ade Mukadi, menyatakan bahwa kayu-kayu tersebut merupakan muatan kapal tugboat yang mengalami kecelakaan saat berlayar.
Ia menjelaskan bahwa Polda Lampung bersama Balai Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Lampung telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap kayu terdampar yang berasal dari kapal tersebut di wilayah Pesisir Barat.
Lebih lanjut, Ade menyebut tugboat tersebut membawa kayu dari Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Minas Pagai Lumber di Mentawai, sesuai SK.502/Menhut-II/2013 tertanggal 18 Juli 2013.
Menurutnya, insiden terjadi ketika mesin tugboat mati dan kapal tersapu badai sejak 6 November 2025. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian besar kayu yang diangkut jatuh ke laut hingga akhirnya terbawa arus ke pesisir Lampung.
Ade juga membenarkan keberadaan barcode pada sejumlah batang kayu, yang berfungsi sebagai penanda dalam Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).
“Barcode di kayu adalah penanda SVLK yang dicek keabsahan/asal usul sumber kayu melalui traceability system untuk mencegah illegal logging,” ujarnya.